Ayu_Emi

December 12, 2008

Aisatsu

Filed under: Nihongo — ayuratna @ 11:21 am

Aisatsu adalah “salam” dalam bahasa Jepang…Salam dalam bahasa jepang banyak macamnya dan kali ini saya ingin menjelaskan beberapa salam dalam bahasa Jepang….

1. Ogenki desuka.

Apa kabar ?

2. Genki desu.

baik-baik saja.

3. Gokigen wa ikaga desuka.

Bagaimanakah kabar anda ?

4. Okagesamade genki desu.

Baik-baik saja, Terima kasih.

5. Ohayou gozaimasu.

Selamat Pagi.

* Ohayou gozaimasu diucapkan ketika bangun pagi dan bertatap muka dengan orang.

6. Konnichiwa.

Selamat siang dan selamat sore.

7. Konbanwa.

Selamat Malam.

* Diucapkan pada waktu berjumpa dengan orang di malam hari.

8. Oyasuminasai.

Selamat istirahat,  selamat tidur.

* Diucapkan juga ketika ingin mengucapkan salam perpisahan di malam hari.

9. Sayounara.

Selamat Tinggal.

10. Mata aimashou.

Sampai jumpa lagi.

11. Ja mata.

Sampai nanti.

12. Hisashiburi.

Sudah lama kita tidak berjumpa.

13. Irasshaimase.

Selamat datang.

* Merupakan bahasa lisan yang biasanya digunakan pelayan toko pada saat menyambut pelanggan.

Pegawai hotel menyambut tamu dll.

14. Mata irasshite kudasai.

Silahkan datang lagi.

15. Yokouso.

Selamat datang.

* Merupakan bahasa tulisan yang digunakan untuk menyambut orang atau tamu yang biasanya ditulis

pada banner, spanduk dll.

16. Omedetou gozaimasu.

Selamat.

17. Otanjoubi omedetou gozaimasu.

Selamat ulang tahun.

18. Akemashite omedetou gozaimasu.

Selamat tahun baru.

19. Gokekkon omedetou gozaimasu.

Selamat atas pernikahan anda.

20. Arigatou gozaimasu.

Terima kasih.

21. Dou itashimashite.

Terima kasih kembali atau sama-sama.

22. Itadakimasu.

Selamat makan.

* Baik ada seseorang maupun tidak, jika akan makan orang Jepang mengatakan “itadakimasu“.

23. Gochisousamadeshita.

Terima kasih atas makanan ini.

* Diucapkan setelah selesai makan sebagai rasa syukur atas makanan yang telah dimakan.

24. Itte kimasu.

Saya pergi.

* Orang Jepang ketika akan keluar rumah mengatakan “itte kimasu” kepada orang rumah.

25. Itte rasshai.

Selamat Jalan/hati-hati di jalan.

* Ketika orang yang akan keluar rumah mengatakan “itte kimasu” maka orang yang ada di rumah wajib membalas “itte rasshai“.

26. Tadaima

Saya pulang.

* Saat sampai di rumah, orang Jepang wajib mengatakan “tadaima” kepada orang yang ada di rumah.

27. Okaerinasai.

Selamat datang kembali di rumah.

* Ketika orang Jepang sampai di rumah dan mengatakan “tadaima” kepada orang rumah, maka orang rumah membalas dengan “Okaerinasai“.

28. Otsukaresamadeshita.

Terima kasih atas usaha dan kerja keras anda.

* Salam yang sering diucapkan di tempat kerja dan biasanya diucapkan oleh bawahan kepada atasan setelah menyelesaikan pekerjaan selama sepanjang hari itu. Biasanya diucapkan ketika akan pulang kerja.

29. Gokurosama.

Terima kasih atas usaha dan kerja keras anda.

* Penggunaannya hampir sama dengan “Otsukaresamadeshita“, hanya saja “gokurosama” diucapkan oleh atasan kepada bawahan dan sesama rekan kerja.

30. Moshi moshi.

Hallo. (ucapan salam ketika di telfon).

31. Shitsureishimasu.

Permisi.

32. Hajimemashite.

Perkenalkan.

* Salam yang diucapkan ketika pertama kali bertemu/berkenalan dengan seseorang.

33. Ganbatte kudasai.

Semangat, semoga berhasil.

Advertisements

November 28, 2008

Shiawase ni naritai

Filed under: Curhat — ayuratna @ 10:55 am

Kanashimi no mukou ni hohoemi ga aru.

Ada senyuman di tepi seberang kesedihan.

kurushimi no tsukita basho ni shiawase ga matsu.

Ada kebahagiaan menunggu di tempat habisnya penderitaan.

sore wa sore wa shinjiteru.

Itu dan itulah yang kupercaya.

ima nagareru namida o toki no kaze ni kasanete…

sekarang aku menghapus air mata yang mengalir dengan angin waktu…

owatta kanashimi o shiawase ni kaete…

dan mengganti kesedihan yang telah berakhir dengan kebahagiaan…

kamisama…..

TUHAN….

shiawase ni naritai.

Aku ingin bahagia.

November 10, 2008

Norak….Aneh….Enggak tuh!!!

Filed under: Uncategorized — ayuratna @ 12:48 pm

“Sensei…Harajuku itu apa sich…? seperti apa ya gaya harajuku itu??” pertanyaan seperti inilah yang sering gakusei (mahasiswa) tanyakan saat pelajaran bahasa Jepang sedang berlangsung. Karena untuk menjelaskan pada mereka tentang harajuku cukup memakan waktu pada saat pelajaran berlangsung, maka saya hanya menjelaskan dengan singkat bahwa gaya harajuku itu merupakan gaya dandanan dalam berbusana, berhias, dan menggunakan aksesoris yang orang bilang tampak menor, norak, aneh, dan gak nyambung banget. contohnya seperti aktris Indonesia Agnes Monika, Pingkan Mambo, dan Duo Maia yang sering sekali berpenampilan dengan gaya harajuku. Hanya itu yang bisa saya jelaskan pada mereka. Kali ini saya ingin bercerita tentang harajuku sesuai apa yang saya tahu…… (more…)

October 24, 2008

WEARNES gakusei no omoide

Filed under: Uncategorized — ayuratna @ 12:16 pm

Tak terasa ya waktu begitu cepat berlalu dan akhirnya mahasiswa Wearnes Education Center Bali pada tanggal 4, 5, 6 November 2008 akan di wisuda. Begitu banyak kenangan yang mengesankan bersama mahasiswa angkatan 2007 dan di angkatan merekalah aku pertama kali disebut sebagai SENSEI (sensei itu artinya guru/pengajar dalam bahasa Jepangnya). Di sini aku ingin bercerita sedikit tentang mereka yang pernah kuajar….. (more…)

October 15, 2008

“GIONGO” apaan tuh….

Filed under: Nihongo — ayuratna @ 10:31 am

Bagi pembelajar bahasa Jepang, giongo sangat menarik untuk dipelajari. Giongo atau disebut juga dengan onomatope adalah kata-kata yang dinyatakan dengan bunyi bahasa atau disebut juga dengan tiruan bunyi seperti suara hewan, suara manusia yang sedang tertawa atau menangis, bermacam-macam bunyi benda di sekitar kita dan lain-lain. Bunyi-bunyi yang ditetapkan sebagai kata sedapat mungkin harus dekat dengan bunyi aslinya. Berikut ini aku pengen beritahu kalian semuanya tentang giongo dari tiruan suara hewan, abis lucu banget onomatope dari suara binatang dalam bahasa Jepangnya……

(more…)

Belajar Bahasa Jepang Gaul Yuks….

Filed under: Nihongo — ayuratna @ 9:45 am

Tahu gak sich kalau bahasa Jepang yang digunakan oleh anak muda di Jepang dalam percakapan sehari-hari mereka berbeda dengan bahasa Jepang yang kamu pelajari di buku pelajaran bahasa jepang pada umumnya. Bagi kamu yang mau belajar bahasa jepang gaul liat kata-kata berikut ini…….. (more…)

September 24, 2008

Legenda Asal Usul “SHIO”

Filed under: Uncategorized — ayuratna @ 11:01 am

Seperti yang telah kita ketahui, ada 12 shio yang melambangkan binatang. Shio itu adalah shio tikus, sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam, anjing, dan babi hutan. Tahukah kenapa harus binatang-binatang tersebut yang masuk dalam 12 shio binatang? Di Jepang ada legenda yang menceritakan tentang asal usul shio binatang.

Dahulu kala, ada Dewa yang tinggal di puncak pegunungan. Ceritanya bermula pada saat sebelum tahun baru. Sebelum tahun baru, Sang Dewa mengirim surat kepada seluruh binatang untuk datang ke tempat tinggalnya pada saat tahun baru karena akan dipilih 12 binatang yang paling tercepat datang untuk dijadikan sebagai jenderal Sang Dewa. Para binatang menyambut undangan dari Sang Dewa dengan gembira. Sayangnya ada binatang yang tidak menerima surat dari Sang Dewa yaitu kucing, tetapi si kucing menerima informasi surat tersebut dari si tikus. Si tikus yang licik memberi tahu si kucing bahwa semua binatang harus berkumpul di tempat sang dewa pada saat pagi hari sehari setelah tahun baru. Padahal isi surat Sang Dewa seharusnya datang di pagi hari di tahun baru.

Semua binatang berfikir bagaimanakah caranya agar bisa menjadi yang tercepat datang ke tempat tinggal Sang Dewa??? Si sapi berfikir kalo ingin jadi yang tercepat, maka ia harus berangkat lebih awal dari binatang lainnya karena ia merasa jalannya sangat lamban. Kemudian berangkatlah si sapi pada malam harinya. Si tikus tahu niat si sapi untuk berangkat di malam hari. Saat si sapi mulai berangkat, si tikuspun loncat ke tubuh si sapi dan si sapi tidak sadar akan hal itu. Si tikus sangat cerdik dan licik karena ia ingin sampai duluan di tempat Sang Dewa tanpa harus bersusah payah. Sebaliknya si sapi merasa bahwa pasti dia yang dahulu sampai di tempat Sang Dewa.

Keesokan harinya di pagi-pagi buta, seluruh binatangpun mulai berlomba untuk sampai di tempat Sang Dewa. Akhirnya pagi hari di tahun barupun sudah tiba. Si sapi hampir sampai duluan di tempat Sang Dewa, tetapi si tikus kemudian lompat dari tubuh si sapi dan dengan cepatnya mendahului si sapi menuju ke tempat Sang Dewa. Mengetahui si tikus yang datang paling pertama, si sapi merasa kecewa. Seharusnya si sapilah yang datang lebih awal. Lalu berturut-turut datanglah harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam, anjing, dan yang ke-12 adalah babi hutan. 12 binatang yang terpilih oleh Sang Dewa itu dikenal dengan 12 shio binatang. Di tempat Sang Dewa, 12 binatang itu berpesta ria sampai keesokan paginya.

Bagaimanakah dengan nasib si kucing???

Si kucing yang sampai saat setelah tahun baru merasa tertipu karena seharusnya dia datang pada saat tahun baru. Si kucingpun marah pada si tikus karena ia telah dibohongi dan kemudian si kucing berlari-lari mengejar si tikus dengan berkata bahwa dia akan menangkap dan memakan si tikus. Seharusnya si kucing bisa menjadi salah satu dari 12 shio binatang jika tidak ditipu oleh si tikus.

September 19, 2008

Jangan bersembunyi di balik kekurangan

Filed under: Uncategorized — ayuratna @ 8:35 am

Beberapa hari yang lalu saya nonton film action Jepang yang berjudul “Zatoichi”. Sebenarnya film ini diangkat dari cerita rakyat Jepang yang terkenal. Film ini menceritakan tentang kehidupan seorang samurai di abad 19 yang mengalami tuna netra bernama Zatoichi. Zatoichi adalah orang yang tidak malu dengan kecacatannya, bahkan ia memanfaatkan kecacatannya dengan mengikuti bela diri pedang dan menjadi seorang samurai. Ia mempelajari ilmu pedang dengan tidak memanfaatkan penglihatan, melainkan pendengarannya. Zatoichi sangat peka dengan bunyi yang ada di sekitarnya, sehingga ia tahu kemana arah musuhnya menyerang. Sosok Zatoichi merupakan samurai yang tidak terkalahkan dan ia hanya bisa terkalahkan oleh penyerang yang tidak bergerak dan bersuara tetapi nyatanya tidak ada seorang samurai yang menyerang tanpa bergerak. Kehebatannya dalam bela diri samurai ini didapatnya tidak lain dengan kerja keras dan keuletan.

Awalnya saya ogah-ogahan nonton Film “Zatoichi” karena film action. Pada dasarnya saya kurang menyukai film action karena penuh dengan kekerasan. Tetapi karena saya kehabisan stok film jepang yang romantis, maka terpaksa deh ditonton…Setelah filmnya ditonton, eh…ternyata bagus juga, bahkan saya jadi ngefans sama tokoh utamanya. Dari cerita ini banyak sekali pesan bijak yang dapat kita contoh yaitu “kita jangan sampai bersembunyi di balik kekurangan kita, tetapi kita harus memanfaatkan kekurangan kita dengan memaksimalkan potensi yang ada”.semangat pantang menyerah dan keuletan harus ada dalam jiwa kita Jadi kita harus SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!

September 13, 2008

Sampahpun Bisa Jadi Makanan di Indonesia

Filed under: Uncategorized — ayuratna @ 6:23 am

Ternyata sampahpun bisa jadi makanan loh!

Baru-baru ini banyak berita di TV yang menampilkan tentang makanan sisa hotel dari tempat sampah berupa daging ayam yang diolah dan dijual kembali ke pasar-pasar tradisional untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Sungguh fenomena yang sangat ironis. Ternyata orang Indonesia pandai juga ya mengolah sampah menjadi makanan. Faktor apa ya sebenarnya yang menyebabkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab itu tega membohongi masyarakat dengan mengolah sampah daging menjadi makanan??

September 11, 2008

Teh hijau memberi kontribusi bagi kesehatan kita

Filed under: Uncategorized — ayuratna @ 7:45 am

SEJARAH TEH

Tahukah anda kalau teh asal mulanya dari negeri Tiongkok dan ditemukan ribuan tahun yang lalu di daerah Yunnan, Guizhou, dan Sichuan. Menurut Legenda di Tiongkok, asal mula teh berawal pada tahun 2737 SM. Pada suatu hari kaisar Tiongkok sekaligus pakar obat bernama Shen Nung sedang membuat obat-obatan di kebun miliknya. Pertama-tama ia merebus air dengan kuali, kemudian ada angin bertiup dan beberapa helai daun liar yang terbang secara tidak sengaja jatuh ke dalam kuali dan membuat air  rebusan  menjadi  coklat. Shen Nung pun meminum air rebusan yang berwarna coklat itu. Setalah diminum, ia merasa bahwa tubuhnya menjadi lebih segar. Daun tersebut diberi nama daun teh. Sejak saat itu, teh mulai dikenal sebagai minuman kesehatan.

Ada juga legenda mengenai asal mula teh di Jepang, sekitar tahun 520 M. Pada  suatu hari, seorang pendeta Buddha bernama Daruma sedang bertapa. Saat bertapa, ia tidak sengaja ketiduran. Saat terbangun, iapun kaget dan merasa kesal karena sudah ketiduran saat bertapa. Agar ia tidak ketiduran lagi, maka Daruma memotong kedua belah kelopak matanya lalu dibuangnya ke tanah. Dari kelopak mata Daruma yang telah dibuang, tumbuhlah sebuah pohon dan pohon itu diberi nama pohon teh.

JENIS TEH

Ada bermacam-macam jenis teh, diantaranya yang banyak dikenal orang adalah teh hitam dan teh hijau. Teh hitam dan teh hijau sama-sama berasal dari pohon teh berdaun hijau (Camellia Sinensis), tetapi perbedaan antara teh hitam dan teh hijau adalah teh hitam mengalami proses fermentasi dalam pembuatannya sehingga warna tehnya ketika diseduh berwarna coklat pekat, sedangkan teh hijau tidak mengalami proses fermentasi dimana daun teh yang telah dipetik langsung dijemur dan langsung dapat diseduh untuk dinikmati. Warna dari Teh hijau ketika diseduh adalah hijau kecoklatan.

TEH HIJAU BAGI KESEHATAN

Teh hijau memiliki lebih banyak khasiat bagi kesehatan dibandingkan teh hitam. Studi menunjukkan bahwa teh hijau (Theae Folium) yang mengandung Polyphenol (sebagai anti oksidan), Flouride, Mangan, Kafein ini dapat mempertinggi fungsi daya tahan tubuh, mengurangi tekanan darah tinggi, mengurangi stress dan menurunkan resiko terkena stroke, mencegah timbulnya penyakit kanker; tumor; hepatitis, mencegah osteoforosis, membantu menurunkan berat badan, mengurangi bahaya merokok, memperlambat penuaan, untuk kesehatan gusi dan gigi, dan masih banyak lagi khasiat teh hijau bagi kesehatan kita.

PENGALAMAN MENGKONSUMSI TEH HIJAU

Kebiasaan mengkonsumsi teh hijau sangat baik untuk kesehatan. Manfaat teh hijau sudah saya buktikan sendiri. Awal saya rajin mengkonsumsi teh hijau adalah sejak saya masuk kuliah. Sebelum rutin mengkonsumsi teh hijau, saya sering terserang penyakit langganan saya yaitu flu dan sariawan. Dalam setahun, saya bisa terkena flu lebih dari lima kali. Setelah saya iseng-iseng membaca artikel dari majalah kesehatan mengenai manfaat teh hijau, maka sejak saat itu saya mulai rutin untuk mengkonsumsi teh hijau. Awalnya saya tidak menyukai rasanya karena agak pahit dan sepat tetapi setelah dibiasakan, rasa pahit dan sepat itu mulai terbiasa  di lidah saya  dan makin lama terasa makin nikmat.  Setelah saya rutin untuk meminum teh hijau,  saya  jadi jarang  terkena  penyakit langganan saya.  Dalam satu tahun mungkin  hanya  sekali  saja saya bisa terkena flu dan jarang sariawan, bahkan pernah dalam satu tahun sama sekali tidak terserang flu.

Berminatkah anda menuju gaya hidup sehat dengan rajin mengkonsumsi teh hijau???

Tips menghilangkan jerawat dengan teh hijau :

Kompres bagian muka anda yang ditumbuhi jerawat dengan bekas bungkusan teh hijau yang habis dicelup. Jika rutin melakukannya, maka sedikit demi sedikit jerawat di wajah anda akan menghilang. Semoga tips dari saya ini bermanfaat (^_^)

« Newer Posts

Create a free website or blog at WordPress.com.